Langsung ke konten utama

Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer

Membuat simulasi jaringan client-server dengan Cisco Packet Tracer dengan langkah sebagai berikut:
1.      Buat beberapa pc sebagai client dan sebuah client sebagai penghubung
Gambar 1. Device dan router

2.      Lalu hubungkan dengan kabel seperti gambar 2  tunggu hingga indikator berwarna hijau
Gambar 2. Device yang tehubung

3.      Kemudian tambahkan device server dan sambungkan menggunakan kabel, rangkaian seperti inilah yang disebut dengan jaringan client-server
Gambar 3. Rangkaian jaringan Client-Server

Membuat rangkaian jaringan router/ peer to peer menggunakan Cisco Packet Tracer dengan langkah seperti berikut :
1.      Tambahakan PC sebanyak 6 buah, Switch 2 buah dan 1 buah Router 1841.
Gambar 4. Kumpulan device dan router

2.      Hubungkan PC dengan swicth dan swicth dengan router menggunakan kabel.
Gambar 5. Rangkaian jaringan router yang dihubungkan

3.      Atur masing-masing  3 PC dengan IP yang berurutan misal 192.168.1.x-n dan 192.168.0.x-n
Gambar 6. Konfigurasi IP pada tiap-tiap PC

4.      Lalu atur configurasi pada router dengan click router masuk ke tab CLI dan masukkan perintah no dan enter
Gambar 7. Konfigurasi pada Router

5.      Kemudian masukkan kembali perintah enable tekan enter, masukkkan configure terminal tekan enter
Gambar 8. Perintah konfigurasi router

6.      Setelah itu ketikkan interface fa 0/0 tekan enter, lalu ketikkan ip address 192.168.1.20 (sesuai dengan pc pada switch pertama) 255.255.255.0 dan tekan enter

Gambar 9. Perintah konfigurasi IP address pada router
7.      Kemudian ketik exit dan enter dua kali, lalu ketik write dan tekan enter

Gambar 10. Perintah keluar dari konfigurasi router

8.      Ketikan exit untuk keluar dari konfigurasi.

9.      Ulangi cara yang sama untuk pc pad switch kedua dan ganti perintah fa 0/0 menjadi 0/1 serta ganti ip dengan 192.168.0.20(sesuai ip PC pada switch kedua).

10.  Konfigurasi kembali gateway masing-masing pc berdasarkan routernya, 192.168.1.20 untuk PC pada switch pertama dan 192.168.0.20 untuk PC pada switch kedua
Gambar 11. Konfigurasi Default Gateway pada setiap PC

11.  Dan indikator pada kabel berwarna hijau menandakan semua device terhubung dengan baik
Gambar 12. Jaringan router yang sudah terhubung

12.  Untuk lebih meyakinkan lakukan ping pada PC di switch pertama ke PC pada switch kedua

Gambar 13. Perintah ping jaringan pada device lain

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server dan Simulasi Jaringan VLAN

Konfigurasi Web Server Pertama membuat desain web server. Langkah selanjutnya mengatur IP Address untuk PC. Berikutnya mengatur IP address web server. Melakukan pengecekan dengan melakukan ping. Mengatur halaman web pada webserver, pilih services dan http lalu pilih index.html atau membuat file baru atau mengedit sesuai keinginan. Berikutnya membuat file gallery.html atau mengedit sesuai keinginan. Buka web browser, masukkan URL IP address webserver dan hasilnya. Simulasi Jaringan VLAN Pertama desain jaringannya seperti ini. Lalu sambungkan dengan kabel straight dan sambungkan untuk LAB A pilih FastEthernet 0/1 dan seterusnya. Lalu sambungkan dengan kabel straight dan sambungkan untuk LAB B pilih FastEthernet 0/11 dan seterusnya. Ubah Ip address dan default gateway server LAB A. Mengkonfigurasi DHCP Server LAB A. Ubah Ip address dan default gateway server LAB B. Mengkonfigurasi DHCP Server LAB B. Pada switch pilih CLI dan lakukan i...

Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer

Prosedur jaringan DHCP pada kelas C 1.          Buatlah desain sebuah jaringan yang memiliki sebuah server dan sebuah switch. 2.          Klik dua kali pada server, klik tab Services, pilih DHCP. Atur Default Gateway, Start IP Address, Subnet Mask, dan Maximum Number of User, lalu Save. 3.          Berikan IP Address manual pada server. 4.          Atur IP Address untuk masing-masing komputer client secara otomatis dengan menggunakan DHCP. Klik dua kali pada komputer client, klik tab Desktop, pilih IP Configuration, atur IP Configuration secara DHCP, maka IP Address, Subnet Mask dan Default Gateway akan otomatis terisi. 5.          Lakukan ping dari satu komputer ke keomputer lainnya untuk memastikan jaringan berhasil dibuat. Buat lagi sebuah jaring...