Langsung ke konten utama

Desain Kontrol MenuBar, StatusBar Pendataan Laptop di Gudang

Program Pendataan Laptop di Gudang

Gambar 1 Tampilan Awal Program

Program disini menggunakan MenuBar, Label, TextBox, Button, DataGridView, Timer, Statusbar, dan menggunakan framework MetroUI. Untuk MenuBar digunakan untuk menampilkan pemilik program pada About, dan Exit untuk keluar dari aplikasi.
Gambar 2 About
 
Untuk TextBox digunakan untuk menginput data yang ingin diinput ke dalam program yaitu ada 3 TextBox. Dan untuk button ada 2 yaitu Simpan dan Hapus. Simpan digunakan untuk menambahkan data yang telah diinput melalui TextBox yang telah diisi, dan untuk hapus yaitu untuk menghapus data yang ada di DataGridView. Sedangkan DataGridView untuk menampilkan data yang telah diinput sebelumnya.
Gambar 3. Data telah diinput

Gambar 4. Data telah dihapus

Untuk StatusBar digunakan untuk menampilkan waktu sekarang.
Gambar 5. Menampilkan waktu
 
Source Code
using System;
using System.Collections.Generic;
using System.ComponentModel;
using System.Data;
using System.Drawing;
using System.Linq;
using System.Text;
using System.Threading.Tasks;
using System.Windows.Forms;

namespace Tugas
{
    public partial class Form1 : MetroFramework.Forms.MetroForm
    {
        public Form1()
        {
            InitializeComponent();
        }

        private void Form1_Load(object sender, EventArgs e)
        {

        }

        private void materialLabel3_Click(object sender, EventArgs e)
        {

        }

        private void timer1_Tick(object sender, EventArgs e)
        {
            statusBar1.Panels[0].Text = DateTime.Now.ToString("hh:mm:tt");
        }

        private void btnSimpan_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            //simpan
            string[] row = new string[]
            {
                txtMerk.Text, txtMerk.Text, txtJumlah.Text
            };
            dataGridView1.Rows.Add(row);
        }

        private void btnHapus_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            //hapus
            foreach (DataGridViewCell oneCell in dataGridView1.SelectedCells)
            {
                if (oneCell.Selected)
                {
                    dataGridView1.Rows.RemoveAt(oneCell.RowIndex);
                    MetroFramework.MetroMessageBox.Show(this, "Data telah dihapus");
                }
            }
        }

        private void exitToolStripMenuItem_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            this.Close();
        }

        private void aboutToolStripMenuItem_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            MetroFramework.MetroMessageBox.Show(this, "Aditya Nugraha Azwari");
        }
    }
}





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server dan Simulasi Jaringan VLAN

Konfigurasi Web Server Pertama membuat desain web server. Langkah selanjutnya mengatur IP Address untuk PC. Berikutnya mengatur IP address web server. Melakukan pengecekan dengan melakukan ping. Mengatur halaman web pada webserver, pilih services dan http lalu pilih index.html atau membuat file baru atau mengedit sesuai keinginan. Berikutnya membuat file gallery.html atau mengedit sesuai keinginan. Buka web browser, masukkan URL IP address webserver dan hasilnya. Simulasi Jaringan VLAN Pertama desain jaringannya seperti ini. Lalu sambungkan dengan kabel straight dan sambungkan untuk LAB A pilih FastEthernet 0/1 dan seterusnya. Lalu sambungkan dengan kabel straight dan sambungkan untuk LAB B pilih FastEthernet 0/11 dan seterusnya. Ubah Ip address dan default gateway server LAB A. Mengkonfigurasi DHCP Server LAB A. Ubah Ip address dan default gateway server LAB B. Mengkonfigurasi DHCP Server LAB B. Pada switch pilih CLI dan lakukan i...

Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer

Prosedur jaringan DHCP pada kelas C 1.          Buatlah desain sebuah jaringan yang memiliki sebuah server dan sebuah switch. 2.          Klik dua kali pada server, klik tab Services, pilih DHCP. Atur Default Gateway, Start IP Address, Subnet Mask, dan Maximum Number of User, lalu Save. 3.          Berikan IP Address manual pada server. 4.          Atur IP Address untuk masing-masing komputer client secara otomatis dengan menggunakan DHCP. Klik dua kali pada komputer client, klik tab Desktop, pilih IP Configuration, atur IP Configuration secara DHCP, maka IP Address, Subnet Mask dan Default Gateway akan otomatis terisi. 5.          Lakukan ping dari satu komputer ke keomputer lainnya untuk memastikan jaringan berhasil dibuat. Buat lagi sebuah jaring...

Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer

Membuat simulasi jaringan client-server dengan Cisco Packet Tracer dengan langkah sebagai berikut: 1.       Buat beberapa pc sebagai client dan sebuah client sebagai penghubung Gambar 1. Device dan router 2.       Lalu hubungkan dengan kabel seperti gambar 2  tunggu hingga indikator berwarna hijau Gambar 2. Device yang tehubung 3.       Kemudian tambahkan device server dan sambungkan menggunakan kabel, rangkaian seperti inilah yang disebut dengan jaringan client-server Gambar 3. Rangkaian jaringan Client-Server Membuat rangkaian jaringan router/ peer to peer menggunakan Cisco Packet Tracer dengan langkah seperti berikut : 1.       Tambahakan PC sebanyak 6 buah, Switch 2 buah dan 1 buah Router 1841. Gambar 4. Kumpulan device dan router 2.       Hubungkan PC dengan swicth dan swicth dengan router menggunakan kabel. ...